Kembali ke Panduan
Spesifikasi Teknis

Panduan Ukuran Bearing untuk Berbagai Aplikasi Industri

Memahami sistem penomoran bearing, cara mengukur, dan tips memilih bearing yang tepat untuk mesin industri.

Tim Teknis Sinar Logam5 Maret 20246 menit baca

Pendahuluan

Bearing (bantalan) adalah komponen kritis dalam berbagai mesin industri. Memahami sistem penomoran dan cara memilih bearing yang tepat akan membantu Anda menghindari kerusakan mesin dan downtime yang mahal.

Tips Cepat: Selalu catat nomor bearing lama sebelum membeli pengganti. Nomor ini berisi semua informasi yang Anda butuhkan.

Memahami Sistem Penomoran Bearing

Struktur Kode Bearing

Contoh: 6205 2RS

BagianNilaiArti
Digit pertama6Tipe bearing (deep groove ball bearing)
Digit kedua2Seri dimensi (ringan)
Dua digit terakhir05Diameter dalam = 05 x 5 = 25mm
Suffix2RSRubber seal kedua sisi

Tipe Bearing Berdasarkan Digit Pertama

KodeTipe BearingAplikasi Umum
6xxxDeep Groove Ball BearingMotor listrik, pompa, kipas
7xxxAngular Contact Ball BearingSpindle mesin, aplikasi presisi
NU, NJ, NCylindrical Roller BearingBeban berat, kecepatan tinggi
51xxThrust Ball BearingBeban aksial murni
22xxSpherical Roller BearingMisalignment, beban berat
32xxxTaper Roller BearingRoda kendaraan, gearbox

Seri Dimensi (Digit Kedua)

SeriKarakteristik
0Extra ringan
1Extra ringan
2Ringan (paling umum)
3Sedang
4Berat

Kode Pelindung (Suffix)

KodeJenisKeterangan
ZZ atau 2ZMetal shieldKedua sisi tertutup pelat logam
2RS atau DDURubber sealKedua sisi tertutup karet
Z atau RSSingleSatu sisi saja tertutup
OpenTerbukaTanpa penutup

Perhatian: Bearing 2RS lebih tahan debu dan air, tapi memiliki batas RPM lebih rendah dibanding ZZ karena gesekan seal karet.

Cara Mengukur Bearing

Dimensi yang Perlu Diukur

  1. Diameter dalam (d) - Lubang tengah bearing
  2. Diameter luar (D) - Lingkaran luar bearing
  3. Lebar (B) - Ketebalan bearing

Langkah-Langkah Pengukuran

  1. Bersihkan bearing dari kotoran dan grease
  2. Gunakan jangka sorong (caliper) untuk akurasi
  3. Ukur diameter dalam pada 3 titik berbeda
  4. Ukur diameter luar dengan cara yang sama
  5. Ukur lebar di beberapa titik
  6. Catat kondisi bearing (aus, retak, noise)

Tips Pengukuran: Jika bearing sudah aus parah, ukuran bisa berubah. Lebih baik catat nomor bearing dari body-nya jika masih terbaca.

Tabel Konversi Kode ke Ukuran

Ball Bearing Seri 62xx (Ringan)

Koded (mm)D (mm)B (mm)
620010309
6201123210
6202153511
6203174012
6204204714
6205255215
6206306216
6207357217
6208408018
6209458519
6210509020

Ball Bearing Seri 63xx (Sedang)

Koded (mm)D (mm)B (mm)
6300103511
6301123712
6302154213
6303174714
6304205215
6305256217
6306307219

Pemilihan Bearing Berdasarkan Aplikasi

Motor Listrik

Rekomendasi: 6205-6209 2RS atau ZZ

Pertimbangan:

  • RPM motor (pilih ZZ untuk RPM tinggi)
  • Beban yang ditopang
  • Kondisi lingkungan (berdebu = pilih 2RS)

Pompa Air

Rekomendasi: 6204-6207 ZZ atau 2RS

Pertimbangan:

  • Kelembaban tinggi = pilih 2RS
  • Suhu operasi
  • Getaran pompa

Conveyor Industri

Rekomendasi: UC204-UC210 (Insert Bearing dengan housing)

Pertimbangan:

  • Beban material yang diangkut
  • Kecepatan conveyor
  • Paparan debu dan kotoran

Gearbox & Transmisi

Rekomendasi: Taper Roller Bearing seri 32xxx atau 30xxx

Pertimbangan:

  • Beban aksial dan radial bersamaan
  • Kecepatan putaran
  • Jenis pelumasan (oli atau grease)

Kendaraan (Roda)

Rekomendasi: Taper Roller Bearing atau Hub Bearing Assembly

Pertimbangan:

  • Beban kendaraan
  • Kondisi jalan
  • Perawatan berkala

Merek Bearing Terpercaya

CV Sinar Logam Jaya menyediakan bearing dari berbagai merek:

Premium

  • SKF (Swedia) - Standar industri dunia
  • NSK (Jepang) - Presisi tinggi
  • NTN (Jepang) - Tahan lama
  • FAG (Jerman) - Kualitas Eropa

Ekonomis Berkualitas

  • KOYO (Jepang)
  • NACHI (Jepang)
  • ASB (Lokal berkualitas)

Tips Pemilihan Merek: Untuk aplikasi kritis (motor utama, mesin produksi), investasikan pada merek premium. Untuk aplikasi ringan, merek ekonomis sudah cukup.

Tips Pemasangan Bearing

  1. Bersihkan housing dan shaft dari kotoran dan karat
  2. Periksa toleransi shaft dan housing
  3. Gunakan alat press yang benar - jangan pukul langsung
  4. Tekan pada ring yang tepat - inner ring jika press ke shaft
  5. Lumasi dengan grease yang sesuai
  6. Putar manual untuk memastikan tidak ada hambatan

Jangan Lakukan:

- Memukul bearing langsung dengan palu

- Memasang dengan paksa jika tidak pas

- Menggunakan bearing yang jatuh ke lantai

- Mencampur grease berbeda merek/jenis

Tips Perawatan Bearing

  1. Lumasi secara berkala sesuai jadwal
  2. Periksa suhu operasi - panas berlebih = masalah
  3. Dengarkan noise - suara kasar = bearing aus
  4. Cek getaran - getaran tinggi = misalignment
  5. Ganti sebelum rusak total - preventive maintenance

Kesimpulan

Memilih bearing yang tepat memerlukan pemahaman tentang sistem penomoran, aplikasi, dan kondisi operasi. Dengan panduan ini, Anda dapat mengidentifikasi dan memilih bearing pengganti dengan tepat.

Butuh Bantuan? Bawa bearing lama Anda ke toko kami, tim kami akan membantu mengidentifikasi dan mencarikan penggantinya. Konsultasi gratis!

Lihat Produk Terkait

Butuh Bantuan?

Tim teknis kami siap membantu Anda memilih material yang tepat.

WhatsApp Kami

Produk Terkait

Lihat produk bearing di katalog kami.

Lihat Produk